💦 TIGA PENGHANCUR KEBERKAHAN…

Tags

,

Yahya bin Abi Katsir mengatakan:

ثَلاثٌ لا تَكُونُ فِي بَيْتٍ إِلا نُزِعَتْ مِنْهُ الْبَرَكَةُ :
● السَّرَفُ ،
● وَالزِّنَا ،
● وَالْخِيَانَةُ

“Tiga hal yang apabila terjadi di suatu rumah maka keberkahan akan dicabut dari rumah itu :
1. Sarof (berlebihan).
2. Zina.
3. Khianat.”

Semoga Allah menghindarkan rumah kita dari segala pelanggaran agama…Aamiin.

[Hilyatul Aulia, Abu Nuaim Al-Asbahani]

💦 JADILAH DARI YG SEDIKIT…

Tags

وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ.

“Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka dan mereka hanyalah membuat kebohongan.”
(QS. Al-An’am : 116)

💧 Ketika Umar bin al-Khattab رضي الله عنه sedang berjalan di pasar, ia melewati  seorang pria yg sedang memohon,

اللهم اجعلني من القليل اللهم اجعلني من القليل.

“Ya Allah, jadikan saya dari yg sedikit..!! Ya Allah jadikan saya dari yg sedikit .!!”

Lalu ‘Umar berkata kepadanya, “Dari mana kamu mendapatkan do`a ini’ (permohonan) ini..??” Dan orang itu berkata, “Allah di dalam Kitab-Nya berfirman,

و قليل من عبادي الشكور.

“Dan (hanya) sedikit dari hamba-hambaKu yg bersyukur.” (QS. Saba : 13)

Lalu ‘Umar menangis dan menegur dirinya, “Orang-orang  lebih berpengetahuan daripada kamu, yaa Umar..!!!
Ya Allah jadikan kami dari yg sedikit  dari ‘hambaMu.”

💧 Kadang-kadang ketika kita menasehati seseorang untuk meninggalkan dosa, mereka merespon dengan, “Tapi semua orang melakukannya, itu bukan hanya aku..!!!”

💧 Padahal jika kita mencari kata-kata “kebanyakan orang” dalam Al-Qur’an, kita akan menemukan bahwa kebanyakan orang :

ولكن اكثرهم لا يعلمون

“Namun kebanyakan orang tidak mengetahui.” (7: 187)

ولكن أكثرهم لا يشكرون

“dan kebanyakan orang tidak menunjukkan rasa terima kasih.” (2: 243)

و لكن اكثر الناس لا يؤمنون

“dan kebanyakan orang tidak beriman.” (11:17)

💧 Dan jika kita mencari kata “sebagian besar dari mereka”, kita akan menemukan bahwa sebagian besar dari mereka adalah :
و آن أكثرهم فاسقون

“pasti tidak taat” (05:59)

و لكن أكثرهم يجهلون

“bodoh” (6: 111)

بل أكثرهم لا يعلمون الحق فهم معرضون

“berpaling” (21:24)

💧 Maka, jadilah dari yang “sedikit”, yang Allah telah berfirman tentang mereka:

و قليل من عبادي الشكور

“Dan (hanya) sedikit dari hamba-hambaKu yg berterima kasih.” (34:13)

و ما امن معه الا قليل

“Tapi tidak ada yg percaya dengan dia, kecuali sedikit.” (11:40)

في جنات النعيم ثلة من الاولين و قليل من الآخرين

“Berada dalam Surga kenikmatan, Segolongan besar dari orang-orang yg terdahulu,
dan segolongan kecil dari orang-orang yg kemudian.”
(56: 12-14)

💧 Semoga Allah menjadikan kita dan menerima kita di antara yang sedikit, dan yang terkemuka dari yg terkemuka.

والله تعال اعلم…

(Syaiful Efendi)

💦 TANDA AKHLAK MULIA…

Tags

, ,

Yusuf bin Asbath rahimahullah berkata,

علامة حسن الخلق عشرة أشياء:

١ – قلة الخلاف.
٢ – حسن الإنصاف.
٣ – ترك تطلب العثرات.
٤ – تحسين ما يبدو من السيئات.
٥ – التماس المعذرة.
٦ – احتمال الأذى.
٧ – الرجوع بالملامة على نفسه.
٨ – التفرد بمعرفة عيوب نفسه دون عيوب غيره.
٩ – طلاقة الوجه.
١٠ – لين الكلام.

Tanda akhlak mulia ada 10 perkara :

1. Jarang berselisih.
2. Baik dalam bersikap adil.
3. Meninggalkan tindakan mencari-cari kesalahan orang lain.
4. Berusaha memperbaiki keburukan-keburukan yang nampak.
5. Mencarikan udzur bagi orang yang salah.
6. Bersabar menghadapi gangguan orang lain yang menyakitkan.
7. Introspeksi dengan mencela diri sendiri yang juga penuh kekurangan.
8. Hanya sibuk mengurus aib-aib sendiri tanpa mengurusi aib orang lain.
9. Wajah ceria.
10. Lembut perkataannya.

[At-Tanwir Syarh al-Jami’ ash-Shaghir, 5/535]

💦 HUKUM JUM’ATAN BAGI WANITA…

Tags

, , ,

👉 Bagaimana hukum shalat jumat bagi wanita beserta dalilnya. Syukron wa jazaakumullohu khairon

✅ Jawab :

1⃣ Jum’atan hanya wajib bagi pria, tidak bagi wanita. Dalilnya adalah sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam :

الجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ إِلاَّ أَربَعَة : عَبدٌ مَملُوكٌ ، أَو امرَأَةٌ ، أَو صَبِيٌّ ، أَو مَرِيضٌ.

“Sholat Jumat wajib bagi setiap muslim secara berjamaah, kecuali 4 golongan :
➖ Budak
➖ wanita
➖ anak-anak
➖ dan orang sakit.
(HR. Abu Daud)

2⃣ Bahkan sebagian ulama menjelaskan ketidakwajiban wanita untuk sholat Jum’at, sebagaimana dinyatakan oleh Imam Ibnul Mundzir :

وأجمعوا على أن لا جمعة على النساء.

“Para ulama bersepakat bahwa sholat Jum’at tidak diwajibkan bagi wanita.”

3⃣ Bolehkah wanita menghadiri sholat Jum’at..???

Imam Ibnul Mundzir menjawabnya :

وأجمعوا على أنَّهن إن حضرن الإمام فصلَّينَ معه أن ذلك يجزئ عنهن.

“Para ulama juga bersepakat bahwa apabila kaum wanita menghadiri sholat berjama’ah dengan imam, lalu dia shalat dengannya, maka mereka mendapatkan ganjaran pahala.”

4⃣ Apakah wanita yang menghadiri sholat Jum’at harus mengulangi lagi sholat zhuhur..??

Para ulama berbeda pendapat, yang shahih adalah tidak perlu mengulangi sholat zhuhur, karena sholat Jum’at adalah pengganti sholat zhuhur bagi yang melaksanakannya. Lajnah Da’imah (Komite Tetap Fatwa KSA) mengatakan :

إذا صلت المرأة الجمعة مع إمام الجمعة كَفَتهَا عن الظهر ، فلا يجوز لها أن تصليَ ظهر ذلك اليوم.

“Apabila seorang wanita telah sholat Jum’at berjama’ah bersama Imam Jum’at, maka sudah mencukupi dari sholat zhuhur. Karena itu ia tidak boleh lagi sholat zhuhur di hari itu…”

5⃣ Manakah yang lebih utama bagi wanita.?? Sholat Jum’at di Masjid ataukah sholat zhuhur di rumahnya.??

Jawabannya adalah sholat zhuhur di rumah dengan keumuman hadits :

لا تمنعوا نساءكم المساجد ، وبيوتهن خير لهن.

“Janganlah kalian melarang istri kalian sholat di masjid walaupun RUMAH MEREKA ADALAH LEBIH BAIK BAGI MEREKA.” (HR Abu Dawud)

Wallahu a’lam bish showab.

💦 TATA CARA MANDI WAJIB SESUAI SUNNAH…

Tags

,

Berikut ringkasan tata cara mandi wajib yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam

💧 Dimulai dengan berniat di dalam hati untuk menghilangkan hadats besar. Niat tidak perlu diucapkan dengan lisan karena inilah yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Kemudian membaca bismillah, selanjutnya :

➡️🔹Pertama: Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali.

➡️🔹Kedua: Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.

➡️🔹Ketiga: Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah atau dengan menggunakan sabun.

➡️🔹Keempat: Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak shalat.

🔰 Untuk kaki ketika berwudhu, kapankah dicuci..??

1⃣ Kita bisa saja mandi dengan berwudhu secara sempurna terlebih dahulu, setelah itu kita mengguyur air ke seluruh tubuh.

2⃣ Atau boleh jadi kita gunakan cara mandi dengan mulai berkumur-kumur, memasukkan air dalam hidup, mencuci wajah, mencuci kedua tangan, mencuci kepala, lalu mengguyur air ke seluruh tubuh, kemudian kaki dicuci terakhir.

➡️🔹Kelima: Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut.

➡️🔹Keenam: Memulai mencuci kepala bagian kanan, lalu kepala bagian kiri.

➡️🔹Ketujuh: Menyela-nyela rambut.

➡️🔹Kedelapan: Mengguyur air pada seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.

🔰Tata cara mandi Jum’at sama dengan tara cara mandi yang diterangkan di atas.

🔰Tata cara mandi junub pada wanita sama dengan tata cara mandi yang diterangkan di atas.

🔰Untuk mandi karena haidh dan nifas, tata caranya sama dengan mandi junub namun ditambahkan dengan beberapa hal berikut ini:

Berdasarkan HR. Bukhari no. 314 dan Muslim no. 332

🌺 Pertama: Menggunakan sabun dan pembersih lainnya beserta air.

🌺 Kedua: Melepas kepangan sehingga air sampai ke pangkal rambut.

🌺 Ketiga: Ketika mandi sesuai masa haidh, seorang wanita disunnahkan membawa kapas atau potongan kain untuk mengusap tempat keluarnya darah guna menghilangkan sisa-sisanya. Selain itu, disunnahkan mengusap bekas darah pada kemaluan setelah mandi dengan minyak misk atau parfum lainnya. Hal ini dengan tujuan untuk menghilangkan bau yang tidak enak karena bekas darah haidh.

🔰 Perlukah Berwudhu Seusai Mandi..???

Cukup kami bawakan dua riwayat tentang hal ini,

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ لاَ يَتَوَضَّأُ بَعْدَ الْغُسْلِ

Dari ‘Aisyah, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berwudhu setelah selesai mandi.” (HR. Tirmidzi no. 107, An Nasai no. 252, Ibnu Majah no. 579, Ahmad 6/68. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Sebuah riwayat dari Ibnu ‘Umar,

سُئِلَ عَنِ الْوُضُوءِ بَعْدَ الْغُسْلِ؟ فَقَالَ:وَأَيُّ وُضُوءٍ أَعَمُّ مِنَ الْغُسْلِ؟

Beliau ditanya mengenai wudhu setelah mandi. Lalu beliau menjawab, “Lantas wudhu yang mana lagi yang lebih besar dari mandi?” (HR. Ibnu Abi Syaibah secaramarfu’ dan mauquf.)

📝 Catatan :

💧 Sunnahnya adalah tidak berwudhu lagi setelah mandi wajib, sebab hadatsnya sudah hilang maka tak ada lagi alasan untuk berwudhu.

💧 Berwudhu menjadi wajib kalau berhadats kecil. Ketika seseorang mandi maka hadats kecil dan besarnya terhilangkan sekaligus. Namun pada saat mandi atau setelah mandi berhadats kecil seperti keluar cairan dari kemaluan atau kentut atau memegang kemaluan maka wajiblah wudhu lagi jika hendak shalat, adapun mandinya tetap sah.

💧 Mandi yang tidak disyariatkan (mandi biasa, bukan mandi yang wajib atau mandi sunnah, tidak bisa mencukupi wudhu karena mandi tersebut bukan ibadah.

💦 ORANG MUKMIN…

Tags

, , ,

Dari Imran bin Khalid, dia mengatakan, Al-Hasan mengatakan,

“Orang mukmin itu menjadi bersedih, dan dia dinamakan sebagai orang yang bersedih karena dia berada diantara dua ketakutan : Antara dosa yang telah lalu, (yang tidak dia ketahui apa yang Allah perbuat terhadapnya), dengan ajal yang masih tersisa, yang tidak dia ketahui, kebinasaan-kebinasaan apakah yang akan menimpanya.”

(Hilyah al-Auliya’ wa Thabaqat al-Ashfiya’, Abu Nu’aim, 2/132)

Dari Thalhah bin Shabih, dari al-Hasan, dia mengatakan,

💧 Orang Mukmin adalah orang yang mengetahui bahwa apa yang dikatakan Allah adalah sebagaimana yang dikatakannya.

💧 Orang Mukmin itu orang yang paling bagus amalannya, dan orang yang paling besar rasa takutnya (kepada Allah).

💧 Seandainya dia telah menafkahkan harta sebesar gunung, maka dia belum merasa aman sebelum melihat secara langsung (bahwa sedekahnya diterima oleh Allah).

💧 Tidaklah keshalihan, kebaktian dan ibadahnya bertambah melainkan semakin bertambah pula rasa takutnya, seraya mengatakan, ‘Aku tidak selamat’.

💧 Sementara orang munafik mengatakan, ‘Orang-orang sangat banyak, aku akan diampuni, dan tidak (bahaya) ada apa-apa atas diriku’. Dia lupa beramal, tapi berharap banyak kepada Allah.

(Hilyah al-Auliya’ wa Thabaqat al-Ashfiya’, 2/153)
————————
Note: Al-Hasan Al-Basri r.h, lahir +/_ 20H – wafat 110 H (salah seorang imam tabi’in, imam mujtahid, imam yang kata-katanya mirip dengan kata-kata para nabi, ahli fikih, zuhud, giat beribadah, pemuka ilmu al-Qur’an dan tafsirnya, pemuka ilmu dan hadits, dan kebaikan-kebaikannya melimpah)

📰 Kenapa Stasiun TV Mau Siarkan Sidang Jessica Berulang-Ulang, Ternyata Ini Alasannya

Tags

, , , , ,

September 8, 2016

JAKARTA (Manjanik.net) – Sudah menjadi rahasia umum kalau sidang kopi Sianida Jessica Kumolo Wongso atau soal kematian Wayan Mirna Salihin memang membikin bosan dan sebal.

Pertanyaan yang kemudian muncul dalam benak masyarakat adalah, kenapa sidang Jessica kok sampai ditayangkan berjam-jam sih?

Kalau kamu termasuk orang yang suka menonton TV disaat pagi dan siang pada hari Rabu atau Kamis, pasti ada sebuah acara yang sangat kamu kenal. Bukan, ini bukan serial Uttaran atau Jin dan Jun yang diputar secara berulang-ulang, melainkan adalah “tayangan drama” sidang Jessica. Yap, ini adalah kali pertama sidang perkara kriminal yang tidak menjerat pejabat dan ditayangkan berjam-jam lamanya.

Tentu pertanyaan terbesar dari masyarakat yang sudah sangat bosan melihat wajah Jessica Kumala Wongso dan pengacaranya, yakni Otto Hasibuan adalah kenapa sih kok ditayangkan terus dan berulang-ulang? Kenapa sejumlah stasiun TV seperti TVOne, Kompas TV dan iNewsTV mau menayangkan sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin itu? Jawabannya adalah sederhana, yakni soal rating dan iklan.

Bagi masyarakat yang bekerja di media elektronik, pasti tahu kalau rating akan mempengaruhi pendapatan. Dan di mana ada program berating tinggi, pasti akan terus diperpanjang jam siarnya, dan kalau bisa ditayangkan setiap hari. Sebut saja contoh mudahnya adalah sinetron Tukang Bubur Naik Haji (RCTI) atau Mahabharata (ANTV) yang sempat merajai rating dan malah ditayangkan lebih dari dua jam setiap harinya. Kamu bosan? Jelas. Tapi bagi pemilik stasiun TV, selama pundi-pundi uang mengalir, maka akan terus ditayangkan dan mereka takkan peduli ada pihak yang mencemooh.

Hal itu pula yang terjadi pada penyiaran sidang Jessica. Situs Tirto.id melaporkan dalam sidang ke-11 yang digelar pada 10 Agustus 2016 lalu, share Kompas TV melejit jadi 5,64% dan TvOne jadi 5,68%! Bandingkan dengan Metro TV yang tidak menayangkan sidang Jessica dan cuma mendapat 1,62%. Padahal jika tak menayangkan sidang Jessica, share rata-rata harian Kompas TV cuma 2,06% dan TvOne mencatat 3,43% saja.

Dan jika mendapat rating atau share yang tinggi, apa yang akan ikut meningkat? Tepat, jawabannya adalah iklan.

Dan hukum bisnis manapun jika iklan meningkat, maka uang akan datang. Meskipun perwakilan TV-TV yang menayangkan sidang kopi Sianida menyebut tak ambil untung, fakta yang ada justru berbeda. Data yang diambil Tirto.id dari Adstensity membuktikan kalau ketiga TV yang menayangkan sidang Sianida meraih peningkatan pendapatan.

Contoh saja, dalam sidang 3 Agustus 2016 lalu, TvOne mendapat uang sebesar Rp 9,9 M, padahal dua hari sebelumnya meraih Rp 3,8 M dan sehari setelah sidang jadi Rp 5,8 M. Atau dalam sidang tanggal 1 September 2016 kemarin, TvOne mencatat raihan Rp 3,7 M dan Kompas TV memperoleh Rp 1,8 M. Jadi, masihkah mengeluh kenapa sidang kopi Sianida ini tak kunjung usai? Jawabannya karena pemilik TV hanya mengejar rating dan pundi-pundi uang.

💦 KEMATIAN…

Tags

Abu Darda, ra mengatakan,

أحب الموت اشتياقا إلى ربي.

“Aku merindukan kematian karena rinduku pada Tuhanku.”

Rabi’ah al-Adawiyah, rhm mengatakan,

طالت عليَّ الأيام والليالي بالشوق إلى لقاء الله.

“Amat panjang hari-hariku dan malam-malamku berlalu membawa kerinduanku pada perjumpaan dengan Allah.”

[Syarh Hadits Labbaik, Ibnu Rojab al-Hambali]

🌪🌪PERSIAPAN MENUJU KEMATIAN

Tags

, ,

🏹 Telah diriwayatkan dari Al-Bara’ Bin Azib رَضِيَ الله عَنْهُ , berkata:

Suatu ketika, kami bersama Rasulullah َصَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلٰى آلِهِ وَسَلَّم dalam mengantar satu jenazah, lalu Beliau duduk di sisi kuburan, lalu menangis hingga menyebabkan basahnya tanah. Kemudian Beliau صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلٰى آلِهِ وَسَلَّمَ bersabda:

«أَيْ إِخْوَانِي لِمِثْلِ الْيَوْمِ فَأَعِدُّوا»

🚀”Wahai saudaraku, bersiaplah kalian dalam menghadapi hal seperti ini.”

⚓️ (HR. ahmad dan Ibnu Majah, dihasankan oleh Al-Albani)

Al-Fatawa (3-389)

Tags

Asy-Syaikh Bin Baz رحمه الله  berkata,

💧 Kejelekan itu tidak dilipatgandakan dari sisi jumlahnya (kwantitas), akan tetapi dilipatgandakan dari sisi kwalitasnya.

💧 Maka kejelekan (yang dilakukan) pada sepuluh Dzulhijjah lebih jelek dan lebih besar dari kejelekan di bulan Rajab atau Sya’ban.

[Al-Fatawa (3-389)]